Apakah Anda akan berkinerja optimal tanpa tidur atau istirahat yang cukup? Jawabannya tidak, bukan? Konsep yang sama berlaku untuk mesin, mesin tidak dapat beroperasi selamanya. Mesin membutuhkan perawatan dan servis. Perawatan mesin mencakup servis terjadwal, pemeriksaan rutin, dan perbaikan darurat. Ini merupakan langkah penting yang menjaga aset mekanis tetap beroperasi dengan waktu henti minimal. Ini membantu bisnis meminimalkan waktu henti yang merugikan dan menurunkan risiko kecelakaan dan cedera di tempat kerja. Ada dua jenis perawatan:
- Pemeliharaan Reaktif. Sesuai namanya, ini adalah reaksi terhadap beberapa kegagalan. Ini mengacu pada tugas perawatan yang dilakukan setelah aset rusak. Ini mengacu pada pemulihan aset ke kondisi operasional secepat mungkin. Ini berfokus pada penanganan masalah ketika muncul dan dipicu oleh malfungsi, kemunduran, dan kegagalan peralatan.
- Pemeliharaan Prediktif. Anda pasti pernah mendengar ungkapan “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Pemeliharaan prediktif memiliki makna yang sama. Ini adalah teknik pemeliharaan proaktif yang menggunakan data aset waktu nyata, data kinerja historis, pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan untuk memprediksi kegagalan aset. Oleh karena itu, pekerjaan pemeliharaan dapat dijadwalkan dan dilakukan sebelum aset diperkirakan akan rusak.
Pemeliharaan reaktif yang konstan dapat membuang banyak uang setiap tahun karena perbaikan proaktif yang konsisten. Kegagalan aset yang tidak direncanakan dapat menimbulkan stres, memakan waktu, dan menurunkan moral karyawan. Untuk mengatasi hal ini, industri yang padat aset beralih ke pemeliharaan preventif untuk menghindari kegagalan peralatan dan memperpanjang umur peralatan.
Pemeliharaan preventif didasarkan pada rekomendasi produsen dan pemeriksaan berkala. Ini melibatkan penggantian suku cadang dan inspeksi oleh teknisi berkualifikasi di lantai produksi, memastikan mesin beroperasi secara efisien.
Bagaimana Mendigitalkan Pemeliharaan Mesin?
Fungsi sebagian besar industri pakaian jadi adalah sama; oleh karena itu, cetak biru yang akan kita bahas berlaku untuk sebagian besar industri tersebut. Mari kita bahas langkah-langkah dalam mendigitalkan pemeliharaan mesin di lantai produksi.
- Memungkinkan Daftar Periksa Digital – Setiap mesin memiliki siklus hidup dan persyaratan terkait pemeliharaan yang berbeda. Beberapa mesin mungkin memiliki perbaikan khusus yang memerlukan teknisi berpengalaman. Membuat daftar periksa untuk semua informasi ini memastikan bahwa informasi tersebut tersedia bagi semua operator melalui platform digital.
- Singkirkan Papan Tulis Kertas – Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi di mana data dikumpulkan di atas kertas. Dengan menggunakan data kertas, Anda tidak dapat melacak kegagalan mesin dan pekerjaan pemeliharaan secara real-time. Mulailah mengintegrasikan sistem cerdas yang dapat mengumpulkan data secara digital untuk melacak kegagalan dan pemeliharaan peralatan secara real-time.
- Aktifkan Mesin – Mengoneksikan semua mesin adalah langkah kedua dalam pemeliharaan preventif. Anda dapat dengan mudah mengintegrasikan setiap mesin ke dalam sistem pusat dengan sensor pintar dan perangkat IoT. Ini akan memungkinkan Anda mendapatkan pembacaan yang akurat tentang waktu aktif mesin dan efektivitas peralatan secara keseluruhan.
- Libatkan Manusia – Melacak mesin itu penting, tetapi Anda juga harus melacak manusia. Anda harus menghubungkan setiap anggota staf secara online untuk mengidentifikasi celah dalam tenaga kerja yang bekerja di lantai produksi.
- Pertimbangkan Hambatan & Tingkat Cacat – Sekalipun mesin beroperasi pada efisiensi maksimum, mungkin terdapat banyak hambatan dan tingkat cacat yang lebih tinggi. Proses manufaktur merupakan aktivitas yang sangat terkait, sehingga memantau setiap aktivitas secara detail akan membantu mengoptimalkan semua proses manufaktur dari awal hingga akhir.
- Kumpulkan & Visualisasikan Data – Langkah selanjutnya adalah menyederhanakan cara Anda mengumpulkan dan memvisualisasikan data. Buat halaman dasbor yang memungkinkan semua orang memiliki pemahaman yang sama. Dasbor terpusat memungkinkan Anda melacak kuotasi produksi, waktu aktif dan waktu henti mesin. Dengan ini, Anda juga dapat menemukan area yang perlu ditingkatkan.
Kita semua ingin tetap sehat, sehingga kita siap beroperasi saat dibutuhkan. Kita mengharapkan hal yang sama dari mesin-mesin di sekitar kita. Agar mesin beroperasi dengan efisiensi maksimum, perawatan yang tepat sangat penting, dan merupakan bagian integral. Mengintegrasikan Stitch MES memungkinkan bisnis untuk memeriksa sistem secara berkala dan menjadwalkan perbaikan kecil sebelum menjadi mahal dan merugikan produksi. Dengan sistem yang mumpuni, bisnis Anda dapat menghindari waktu henti yang mahal dan gangguan pada proses produksi.
